Home / Artikel / Catatan Perjalan Ke Tunisia (part2) – MASJID, MASJID JAMI’ DAN MUSHALLA

Catatan Perjalan Ke Tunisia (part2) – MASJID, MASJID JAMI’ DAN MUSHALLA

Share this...
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on Pinterest

15037132_10209673673176310_4172341057777636767_n

Pengalaman sejak kecil mengajari saya bahwa Mushalla adalah tempat salat kaum Muslim tanpa digunakan salat Jumat. Sedang masjid berfungsi sama dengan mushalla, yang juga pasti digunakan untuk salat Jumat.

Masjid Jami’ identik pengertiannya dengan Masjid Agung yaitu masjid besar yang mampu menampung jamaah lebih banyak. Ini pemahaman kaum Muslim Nusantara. Bahkan kata salat 20 tahun lalu belum populer. Sembahyang dulu justru lebih memasyarakat.

Pengembaraan saya ke berbagai negara di Timur Tengah menunjukkan pengertian yang sedikit bebeda. Istilah Mushalla tidak lazim digunakan. Mushalla yang kita pahami itu Masjid dalam pemahaman masyarakat Timur tengah. Sedang tempat salat jamaah yang sekaligus digunakan utk salat Jumat itu Masjid Jami’ namanya.

Secara historis yang kemudian menjadi pemahaman fikih, dalam satu kota wajib ada satu salat Jumat. Konsekuensinya satu kota yang berpenduduk minimal 40 kaum Muslim wajib ada 1 salat jamaah Jumat. Itu berarti dalam satu kota hanya boleh ada 1 (satu) Masjid Jami’. Jika populasi kaum Muslim di satu kota bertambah, masjid jami’ tersebut wajib diperluas agar dpt menampung jamaah lebih banyak. Bertambahnya penduduk Muslim di satu kota, secara fikih tidak boleh diatasi dg cara mendirikan masjid jami’ baru. Pemahaman spt ini terus bertahan sejak Rasul saw wafat (632 M) sampai 1950 an.

Jadi salat jumat di Mekah atau di Madinah hanya dilaksanakan di Masjidilharam dan Masjid Nabawi. Pola seperti inilah yang terjadi di seluruh kota-kota di dunia Islam. Dengan demikian, Masjid Jami’ yang secara harfiah berarti tempat sujud yang dapat menyatukan dan mengumpulkan begitu banyak dengan etnik dan pemahaman keislaman yang beragam menjadi nyata. Jika saat ini berubah, tentu itu ada argumen yang keluar dari menstrim saat itu. Semoga bermanfaat.

Share this...
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on Pinterest

About PESMA AN-NUR

mm

Check Also

Diaspora Kaum Yahudi

Share this...  Setelah persatuan dan kesatuan Kerajaan Israel warisan king David dan Solomon itu tak ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *