Home / Kabar Pesantren / “INTERELASI, KOMPETENSI, DAN KONTEMPLASI” Pembukaan Masa Taaruf Mahasantri Baru Pesantren Mahasiswa ANNUR 2016

“INTERELASI, KOMPETENSI, DAN KONTEMPLASI” Pembukaan Masa Taaruf Mahasantri Baru Pesantren Mahasiswa ANNUR 2016

Share this...
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on Pinterest

14124282_1264170063601383_5116676323072968993_o

Pesma-annur.net, Surabaya – Sebuah hal yang lumrah disetiap lembaga pendidikan untuk mengadakan kegiatan penyambutan peserta didik baru. Baru saja selesai PKKMB yang diadakan oleh UIN sunan ampel Surabaya, Pesma AN-NUR langsung mengadakan acara serupa. Masa taaruf itulah nama kegiatan pengenalan pesantren mahasiswa AN-NUR Surabaya yang diikuti oleh delapan puluh tujuh mahasantri baru 2016/2017.

Acara yang diselenggarakan oleh OSPM (organisasi santri pesantren mahasiswa) AN-NUR ini diadakan satu September 2016, dan terlihat sangat “sederhana” sekali. Pasalnya tidak terlihat banner atau hiasan lain yang biasanya menghiasi tiap acara di pesma ini, yang juga terasa “dadakan” karena panitia pelaksana mengumumkan acara ini tepat sehari sebelum hari H. Dari informasi yang didapat tim redaksi, acara yang mendadak ini dikarenakan pengasuh satu, Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.Ag yang biasa disapa Abi oleh santri-santrinya, dijadwalkan berangkat ke Maroko untuk melakukan penelitian.

Meskipun mendadak, animo mahasantri baru sangat besar dan antusisias sekali. Terlihat dari jumlah mahasantri baru yang hadir ke musolla putri pesma AN-NUR yang mencapai 90% dari total 87. Animo yang besar ini diimbangi oleh lihainya Tyas dan Ubaid “menghibur” para peserta dengan ice breaking dan games sebagai kegiatan pra acara sembari menunggu rawuhnya Abi.

Riuh berganti senyap saat Abi, didampingi istri beliau, Ni’mah Nur (biasa dipanggil Ummi oleh para santri), memasuki musolla putri. Acara intipun dimulai dengan lantunan ayat-ayat al-qur’an yang dilantuntkan Zaky. Sambutan pertama dari ketua pelaksana, Megawati, menyambut mahasantri baru di pesma AN-NUR Surabaya. “Selamat datang di pesantren mahasiswa AN-NUR surabaya” katanya. Sambutan berikutnya disampaikan oleh ketua umum OSPM AN-NUR 2016/2017, Jamaluddin Akbar. Jamal, sapaan akrabnya, mengingatkan akan peranan OSPM sebagai jembatan antara para Pengasuh pesma AN-NUR, para santri, dan alumni. Sambutan terakhir disampaikan oleh Abi selaku pengasuh satu pesma AN-NUR. Dalam sambutannya, Abi menyampaikan bahwa kita semua harus berkorban untuk mencapai tujuan yang kita inginkan. Beliau juga membagikan kiat-kiat untuk menjadi mahasantri yang sukses.

Abi menjelaskan bahwa ada tiga hal yang harus dilakukan dan dikuasai oleh para santri untuk menjadi orang sukses dunia-akhirat. Interelasi adalah hal pertama yang disampaikan beliau. “Interaksi antara mu’allimin dan santri yang akan mengantarkan anda kepada kesuksesan” tutur Abi. Pengasuh satu pesma AN-NUR ini menjelaskan bahwa interaksi yang dilakukan tidak hanya interaksi biasa, namun interaknsi yang intens antar keduanya sehingga memunculkan kedekatan yang dapat menjadi jembatan menuju kesuksesan. Interaksi disini juga merupakan interaksi timbal-balik yang saling menguntungkan “dalam hadits disebut sebagai silaturahim” terang beliau. Abi juga menjelaskan bahwa orang cerdas atau orang yang memiliki kemampuan bisa kalah sukses oleh orang yang punya interelasi yang kuat.

Kiat kedua adalah kompetensi, atau kemampuan yang mumpuni. “Dengan adanya kemampuan besar yang  untuk berinteraksi atau berinterelasi, maka orang tersebut akan sukses”, dawuh Abi. Proses belajar juga merupakan komponen penting dalam usaha untuk meraih kesuksesan. Memperkuat kemampuan yang dimiliki ditambah dengan koneksi yang luas dan interelasi yang kuat akan memperbesar kesempatan untuk menjadi orang sukses.

Kiat terakhir dari abi mengenai kesuksesan adalah kontemplasi. Kiat ini berkaitan dengan sang pencipta. Kontemplasi atau beribadah harus dilakukan secara total. Dalam hal ini, abi menekankan kepada semua yang hadir dalam acara masa taaruf ini agar sebisa mungkin salat berjamaah. Kiat terakhir ini merupakan hal yang memang sudah menjadi kewajiban tiap muslim untuk berkontemplasi.

Pesan terakhir dari dalam acara ini dari Abi, “hidup adalah persaingan, persaingan haruslah jujur”. Cerdas dan sabar juga merupakan pesan yang Abi sampaikan agar mahasantri tetap sabar dalam menghadapi birokrasi, dosen dan juga perkuliahan. Setelah melakukan sambutan, Abi kemudian membuka acara masa taaruf santri pesantren mahasiswa AN-NUR dengan bacaan basmalah. Acara kemudia ditutup dengan pembacaan do’a yang dibacakan oleh Althaf.

Setelah acara resmi ditutup, para peserta masa taaruf dikelompokkan oleh panitia pelaksana yang tiap kelompok didampingi oleh anggota OSPM sebagai penanggung jawab kelompok. Setelah dikelompokkan, para peserta berdiskusi untuk menentukan atribut yang akan dipakai saat kegiatan berikutnya, yel-yel atau jargon-jargon yang akan dipakai, dan sekaligus mempersiakan penampilan yang akan dipersembahkan pada acara puncak, yakni hari minggu tanggal 4 september 2016. (alth)

 

 

Share this...
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on Pinterest

About PESMA AN-NUR

mm

Check Also

Undangan Halal Bihalal dan Reuni Akbar #2

Share this... Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Dengan hormat, kami mengundang saudaraku keluarga besar alumni PM An-Nur ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *