Home / Profil / Pesantren

Pesantren

P R O F I L
PESANTREN MAHASISWA “AN-NUR”

Lokasi Gedung Pesantren
Pesantren Mahasiswa “An-Nur” ini dibangun di atas tanah wakaf dari H. Moh. Noer dan puterinya Nikmah Noer yang terletak di Wonocolo gang Modin 10 A Surabaya. Pesantren ini terdiri dari dua gedung. Gedung I didirikan pada tahun 1994 sedangkan gedung II didirikan pada tahun 1999. seluruh biaya pembangunan pesantren ini adalah murni hasil swadaya masyarakat yang sebagian besar berasal dari jariyah H. Moh. Noer, Imam Ghazali Said dan isterinya Nikmah Noer. Selanjutnya mereka menjadi pendiri Pesantren Mahasiswa ini.

Kondisi Santri
Sejak awal berdiri sampai sekarang jumlah santri yang tinggal dan belajar di Pesantren Mahasiswa An-Nur berjalan normal fluktuatif. Hal ini disebabkan status seluruh santri Pesantren Mahasiswa An-Nur ini adalah mahasiswa yang kuliah di berbagai Perguruan Tinggi di Surabaya, sehingga setiap akhir tahun ajaran, mahasiswa yang telah menyelesaikan studinya di perguruan tinggi masing-masing secara otomatis juga selesai studinya di Pesantren. Hanya sekitar 10-15 % santri yang bertahan lebih dari 4 tahun, karena mereka melanjutkan studi ke program Strata II (S2) atau Strata III (S3). Selanjutnya, Pesantren Mahasiswa ini menerima santri yang sekaligus mahasiswa baru. Dengan demikian, antara santri yang keluar dengan santri pendaftar baru tidak seimbang, jauh lebih banyak santri baru. Konsekwensinya Pesantren ini harus menerima santri dalam jumlah terbatas sesuai kapasitas sarana yang tersedia. Untuk itulah saat ini sedang dibangun asrama baru berkapasitas 15 kamar, aula dan masjid

Fasilitas Pesantren
Untuk menunjang kegiatan proses belajar santri, maka Pesantren menyediakan fasilitas sebagai berikut:

  1. 1 Ruang Laboratorium Bahasa dengan kapasitas 40 santri
  2. 1 buah Perpustakaan (memanfaatkan ruang tamu rumah pengasuh
  3. 4 Unit komputer
  4. 1 buah lapangan tenis meja
  5. 1 buah lapangan bulutangkis
  6. 1 ruang mini kantin
  7. 1 kios koperasi
  8. 2 ruang aula pertemuan (untuk putera dan puteri)
  9. 2 ruang tamu
  10. 10 ruang kamar mandi dan WC
  11. 75 ruang kamar santri

Susunan Pengasuh dan Tenaga Pengajar
Adapun susunan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur ini adalah sebagai berikur:

  1. Pengasuh : Imam Ghazali Said, MA.
  2. Wasuh Bid. Akademik : Drs. A. Mukhith Effendy
  3. Wasuh Bid Adm/Keuangan : H. M. Shaleh Fadli, SH.
  4. Wasuh Bid. Kemahasiswaan : H. Ahmad Bakri Noer, SE.
  5. Kepala Bid. Hukum/Humas : Ir. Taufiq Setiadi, Msc
  6. Kepala Biro Litbang : Abd. Aziz
  7. Kepala Biro Hub. Luar Negeri : H. Mustofa Abdurrahman, MA (Cairo)
  8. Kepala Tata Usaha/Keuangan : Luhur Prasetyo, S. Ag. M. Fil.I
  9. Kepala Perpustakaan : Syauqi Amin, SHI

Sedangkan susunan tenaga pengajar adalah sebagai berikut:

  1. H. Faishal Munif, M. Hum
  2. KH. Imam Ghazali Said, MA
  3. Sumarkhan, M. Ag
  4. Atiq Ramadhan, MA.
  5. Ishom Yusqi, MA.
  6. Luhur Prasetyo, S. Ag. M.Fil.I
  7. Syauqi Amin, SHI
  8. H. Mukhith Efendy
  9. Sulthoni, M. Pd.I

Program-Program Pesantren
a. Bidang Pendidikan
Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia khususnya dikalangan generasi muda, Pesantren Mahasiswa An-Nur membuat dan mengelola kegiatan-kegiatan pendidikan yang meliputi:

  1. Pendidikan Informal yang dikhususkan kepada seluruh santri yang juga mahasiswa Perguruan Tinggi yang tinggal di Pesantren ini, dengan fokus pendalaman Bahasa Asing (Arab-Inggris).
  2. Kajian Studi Islam secara general, dengan memilih kitab wajib tertentu (berbahasa arab).
  3. Murajaah hafalan al-Qur’an dan studi hadis
  4. Mengadakan kegiatan seminar, simposium, lokakarya dan halaqah bekerjasama dengan lembaga lain
  5. Pembinaan Madrasah-madrasah di seluruh wilayah Jawa Timur khususnya Madura melalui pelatihan-pelatihan dan kegiatan ilmiah kepada para guru
  6. Melakukan penerbitan dan penerjemahan buku-buku ilmiah

b. Bidang Sosial
Kegitan sosial ini dimaksudkan agar Pesantren dapat hidup berdampingan dengan masyarakat dan kehadirannya dapat dirasakan sebagai suatu yang bermanfaat dan berguna bagi seluruh masyarakat khususnya masyarakat kalangan Grass root. Kegiatan ini meliputi:

  1. Mengangkat anak asuh non panti saat ini berjumlah 103 anak
  2. Memberi beasiswa kepada murid dan siswa di lembaga pendidikan binaan
  3. Memberi santunan rutin kepada para janda tidak mampu, anak jalanan dan anak-anak tidak mampu. Kongkritnya, mengadakan kegiatan pengobatan dan Khitanan Massal gratis tiap akhir tahun ajaran (Haflah Akhir Sanah)

c. Bidang Olah Raga dan Budaya

  1. Latihan dan pertandingan rutin persahabatan antar pondok pesantren di sekitar Wonocolo, minimal satu kali dalam seminggu, meliputi: sepak bola, volly ball, tenis meja dan senam.
  2. Pentandingan antar ponpes se-Surabaya (minimal satu tahun sekali)
  3. Lomba karya tulis ilmiah dan cipta puisi dan cerpen dengan topik yang aktual, se-Jatim (satu tahun sekali)
  4. Festival Shalawat Burdah (dua tahun sekali)

d. Bidang Organisasi Santri Pesantren Mahasiswa (OSPM)

  1. Mengadakan Latihan seni Shalawat qasidah rebana dan Banjari
  2. Mengadakan kajian rutin mingguan dan bulanan
  3. Menerbitkan Mading
  4. Mengadakan wisata religi
  5. Mengadakan pelatihan-pelatihan
  • Diklat Pers dan Jurnalistik
  • Diklat Protokoler

Sumber Dana dan Jaringan
Untuk merealisasikan program-programnya Pesantren Mahasiswa “An-Nur” telah membangun jaringan kerja-sama dengan organisasi-organisasi pemerintah maupun Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Diantaranya kerjasama dengan Departemen Agama (DEPAG), Dinas Sosial (DINSOS), Pusat Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M), Yayasan TRIGUNA BHAKTI, Dinamika Santri Utama (Diantama) dan Badan Amil Zakat (BAZ) .
Di sisi lain, Jaringan kultural, fungsional dan emosional antara Pesantren Mahasiswa “An-Nur” dengan Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) sangat kuat, mengingat mayoritas santri (70%) di Pesantren ini adalah alumni madrasah dalam tiga tingkatan di atas.
Sumber dana Pesantren Mahasiswa “An-Nur”, disamping dari hasil swadaya sendiri juga sumbangan dari masyarakat umum khususnya organisasi-organisasi yang menjalin kerjasama kegiatan dengan pesantren ini.