Search
Close this search box.

Santri Pesma An-Nur Sukses Jalankan Program Fast Track Embarkasi Surabaya

Surabaya, Pesma-annur.net—Santri Pesantren Mahasiswa (Pesma) An-Nur Surabaya dipercaya sebagai tim pelaksana untuk membantu mensukseskan program Fast Track di Bandara Internasional Juanda. Program yang diselenggarakan oleh pihak Imigrasi Arab Saudi ini bertujuan untuk mempercepat proses imigrasi bagi jamaah haji Indonesia di Embarkasi Surabaya.

Beberapa santri Pesma An-Nur yang tergabung dalam tim Fast Track di antaranya adalah Mohammad Fuyudun Niam Imam, Lc., Zainal Fanani, Lc., Faris Syariful Hikam, S.Ag., dan Indra Lasmana. Mereka merupakan santri aktif di bawah asuhan Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. Selain itu, tim Fast Track juga melibatkan Syamsul Arifin, M.Pd., alumni Pesma An-Nur yang kini dipercaya untuk mengurus Yayasan Al-Bisri Gunung Anyar yang juga di bawah pengasuhan Prof. Imam Ghazali.

Kemampuan berbahasa Arab menjadi syarat utama untuk menjadi Tim Fast Track. Hal ini tidak menjadi masalah bagi santri Pesma An-Nur yang telah terbiasa dengan program intensif Bahasa Arab yang dipandu langsung oleh para alumni Timur Tengah.

“Ketika program Fast Track ini ditawarkan, santri Pesma An-Nur langsung siap untuk membantu dan mensukseskan program tersebut. Ini merupakan kesempatan emas bagi santri untuk bisa mengabdi, apalagi dalam kancah internasional,” ujar salah seorang santri.

Tim Fast Track akan menyambut dan mengurus semua Kloter SUB hingga satu bulan ke depan, termasuk Kloter 56 SUB yang di dalamnya terdapat KBIHU Nur Takhobbar serta Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said dan Dr. Ahmad Nabilul Maram, MA. (Gus Nabil). Keduanya adalah pengasuh Pesma An-Nur. Program ini murni untuk memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah haji agar lebih mudah dan nyaman, sesuai dengan motto Gus Menteri, “Haji Ramah Lansia”.

Pada Selasa, 14 Mei 2024, santri Pesma An-Nur menyambut kedatangan Kloter 12 SUB yang salah satu Pembimbing Ibadah Haji Kloter (PIHK) adalah Ustaz Mirwan Akhmad Taufiq, pengajar kitab dan bahasa Arab di Pesma An-Nur. Pertemuan dengan Ustaz Mirwan menjadi momen yang menyenangkan karena mayoritas pelaksana pembantu Tim dari Arab Saudi adalah santri Pesma An-Nur. “Santri harus siap Go International, gunakan bahasa Arabnya untuk berkhidmat. Teruskan untuk menebar manfaat,” pesan Ustaz Mirwan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *